Pulang kampung adalah saat terindah bagi siapa saja yang tinggal di perantauan.
Termasuk saya.
Bis AC yang tidak pernah dilirik sejak saya kuliah, mulai episode pulang kemarin telah resmi diproklamirkan sebagai sarana transportasi pilihan. Pokoknya forever (sambil berdoa “Ya Allah semoga hamba-Mu ini senantiasa mampu menyediakan ongkos yang cukup”)
Alasan tidak memilih bus ekonomi sebenarnya sudah lama mengendap dalam benak.
SAYA BENCI PEROKOK.
Bagi saya, para perokok adalah orang-orang yang tidak bersyukur.
Kenapa?
Karena Sang Pencipta dengan Maha Pengasih-Nya telah memberi karunia organ pernafasan yang sempurna namun dirusaknya melalui isapan tembakau.
Selain itu, bohong besar jika ada perokok yang mencintai istri, anak, atau kerabatnya.
Kenapa juga?
Karena secara langsung ia telah membagi-bagikan bibit penyakit lewat kepulan asap di lingkungan sekitar. Seharusnya ia tahu bahwa menghisap asap rokok orang lain dampaknya lebih berbahaya daripada bagi si perokok itu sendiri.
Lagipula (meski dalam hal ini taqdir Allah-lah yang menentukan), usia hidup perokok biasanya lebih singkat karena penyakit paru-paru kronis dan sejenisnya. Tentu, kerabat dekat akan merasa sedih saat ditinggal wafat atau harus pontang-panting mencari dana dalam mengupayakan pengobatan ke rumah sakit.
Ini memperkuat pendapat saya bahwa seorang perokok tidak mungkin bisa menyayangi orang lain karena menyayangi diri sendiri saja tidak bisa.
Oh ya, saya jadi ingat perkataan salah seorang rekan kerja saya. Isinya kira-kira begini;
“Sebelum menikah saya berdoa semoga memperoleh suami yang tidak suka merokok dan Alhamdulillah terkabul…. suami saya bukan perokok ”
Sepertinya, mulai sekarang, saya pun harus menambahkan kriteria ini dalam doa-doa saya.
Bagi perokok yang membaca tulisan ini…. maaf ya kalo kata-kata saya tidak berkenan di hati.
Pesan saya… berhentilah merokok mulai detik ini!
=======================================================
diadaptasi dari : THE SCOTTISH HEALTH EDUCATION GROUP
Mungkin anda sudah tahu bahwa menghisap asap rokok orang lain di dekat anda lebih berbahaya bagi anda daripada bagi si perokok itu sendiri. Asap Utama adalah asap rokok yang terhisap langsung masuk ke paru-paru perokok lalu di hembuskan kembali. Asap Sampingan adalah asap rokok yang dihasilkan oleh ujung rokok yang terbakar.
Masalahnya adalah, udara yang mengandung asap rokok, dan anda hisap, akan mengganggu kesehatan, karena asap rokok mengandung banyak zat-zat berbahaya, diantaranya :
TAR
Mengandung bahan kimia yang beracun, sebagainya merusak sel paru-paru dan meyebabkan kanker.
KARBON MONOKSIDA (CO)
Gas beracun yang dapat mengakibatkan berkurangnya kemampuan darah membawa oksigen.
NIKOTIN
Salah satu jenis obat perangsang yang dapat merusak jantung dan sirkulasi darah, nikotin membuat pemakainya kecanduan.
Bila anda berada di ruangan berasap rokok cukup lama,
maka ketiga zat beracun di atas akan masuk ke paru-paru anda.
Selama beberapa tahun terakhir, para ilmuwan telah membuktikan bahwa zat-zat kimia yang dikandung asap rokok dapat mempengaruhi orang-orang tidak merokok di sekitarnya.
Perokok pasif dapat meningkatkan risiko penyakit kanker paru-paru dan jantung koroner. Lebih dari itu menghisap asap rokok orang lain dapat memperburuk kondisi pengidap penyakit :
ANGINA
Nyeri dada akibat penyempitan pembuluh darah pada jantung.
ASMA
Mengalami kesulitan bernafas.
ALERGI
Iritasi akibat asap rokok.
Gejala-gejala gangguan kesehatan :
iritasi mata, sakit kepala, pusing, sakit tenggorokan, batuk dan sesak nafas.
Wanita hamil yang merokok atau menjadi perokok pasif, meyalurkan zat-zat beracun dari asap rokok kepada janin yang dikandungnya melalui peredaran darah. Nikotin rokok menyebabkan denyut jantung janin bertambah cepat, karbon monoksida menyebabkan berkurangya oksigen yang diterima janin.
Anak-anak yang orangtuanya merokok menghadapi kemungkinan lebih besar untuk menderita sakit dada, infeksi telinga, hidung dan tenggorokan. Dan mereka punya kemungkinan dua kali lipat untuk dirawat di rumah sakit pada tahun pertama kehidupan mereka.
Banyak orang tahu bahaya merokok, tapi tidak banyak yang peduli.
Melihat bahaya-bahaya yang dapat ditimbulkan rokok, kiranya diantara kita perlu bahu-membahu berbuat tiga hal utama :
Komunikasi dan informasi tentang bahaya merokok,
baik bagi si perokok langsung maupun perokok pasif.
Menyediakan tempat-tempat khusus bagi orang yang merokok
agar yang bukan perokok tidak terkena dampak negatifnya.
Jangan merasa segan untuk menegur perokok,
jika anda merasa terganggu.
=======================================================